Sunday, July 24, 2016

Berita Indonesia : Panglima TNI Minta Rakyat Acuhkan Keputusan IPT yang Menuntut Indonesia Minta Maaf ke PKI

PASBERITA.com - Majelis hakim dari International People's Tribunal memutuskan bahwa Indonesia telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan atas terjadinya pembunuhan massal 1965.

Salah satu putusan pengadilan adalah tersebut adalah menutut pemerintah Indonesia untuk meminta maaf kepada korban tragedi 65 tersebut.

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dengan tegas menolak putusan tersebut.
"Kita sudah hidup rukun, damai, orang luar akan bikin ribut lagi, tidak usah diperdulikan," kata dia usai membuka acara Kejuaraan Nasional KKI, di OSO Sport Center, Bekasi Timur, Sabtu (23/7).

Diakuinya penolakan itu sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu yang juga tegas menolak minta maaf kepada Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Presiden pada saat melakukan buka puasa bersama di komplek TNI. Presiden sudah mengatakan tak ada niat sedikitpun untuk meminta maaf," demikian Jenderal Gatot. [rmol]





 

sumber Sumber

Monday, July 18, 2016

Berita Indonesia : Wow! Seorang Warga Saudi Tawarkan 1 Juta Real Untuk Membeli HP Penyiar TV Digunakan Saat Menghubungi Erdogan

PASBERITA.com - Seorang warga  Saudi Arabia melalui akun twiternya menawarkan uang tunai sebesar 1 juta Real Saudi untuk membeli handphone penyiar televisi CNN Turky yang tampil menggunakan handphone tersebut saat melakukan wawacara dengan Erdogan via Skype.

Seperti yang diberitakan, melalui handphone tersebut, Erdogan terlihat menyampaikan pesan kepada para pendukungnya untuk turun ke jalan melawan rencana kudeta militer.

Warga Saudi itu bernama Abo Rakan yang menyebut bahwa handphone tersebut sebagai “Handphone simbol kebebasan.” Ia menyebutkan bahwa dirinya sudah menghubungi pihak televisi untuk mewujudkan niatnya ini.

Hanya saja, rencana Abo Rakan ini  belum bisa dipercaya sepenuhnya sebab terbukti akun twitternya tidaklah memiliki follower yang banyak.(*)





 

sumber Sumber

Berita Indonesia : Inilah 164 Korban Meninggal Akibat Aksi Kudeta yang Gagal di Turki

PASBERITA.com -Setidaknya 164 orang kehilangan nyawa mereka saat berperang melawan kudeta di ibukota Turki Ankara serta Istanbul, menurut laporan awal yang telah dianalisa oleh Anadolu Agency (17/7).

Sebuah bom dijatuhkan di gerbang Pasukan Khusus Pusat  Ankara pada 23.24 waktu setempat (20.24GMT) dan melanda truk layanan yang mengangkut polisi. Serangan, yang dilakukan oleh helikopter dengan bom, menewaskan  31 polisi dan seorang imam. Selama serangan, tujuh petugas yang bekerja di kantor pusat udara juga tewas.

Serangan udara di lembaga satelit dan komunikasi TURKSAT di distrik Golbasi Ankara menewaskan tiga karyawan.

Malam kudeta, dua bom dijatuhkan dari pesawat militer di dekat kompleks Istana Kepresidenan di kawasan Bestepe Ankara, di mana sebuah pusat komando gendarmerie terletak, menewaskan lima warga sipil yang memprotes aksi kudeta.

Tujuh warga sipil tewas oleh senjata api dekat Akinci 4 Central Jet Komando Pangkalan di distrik Kazan Ankara.

Enam petugas polisi juga tewas di Markas Kepolisian Ankara, yang diserang dua kali oleh pesawat militer dan helikopter.

Lima warga sipil dan seorang polisi juga tewas  oleh tentara yang terlibat dalam upaya kudeta dekat parlemen dan Markas Staf Umum  oleh tembakan dari helikopter.

99 orang Tewas di Istanbul

Di Istanbul, 99 orang tewas karena tembakan di daerah di mana warga sipil long march menentang upaya kudeta terutama di Jembatan Bogazici, di depan Istanbul Mabes Polri dan Kantor Walikota Istanbul , Ataturk Airport, markas Polisi Cengelkoy Sabanci, dan beberapa gerbang tol .

Kepala Kepolisian Istanbul Mustafa Caliskan dan polisi yang menyertainya menjadi sasaran dengan senjata api ketika mereka sedang menuju ke jembatan Istanbul saat awal upaya kudeta. Salah satu petugas polisi tewas dan satu lagi terluka, sementara Caliskan  terluka.

Profesor Ilhan Varank, kakak dari kepala penasihat Presiden Recep Tayyip Erdogan Mustafa Varank, juga kehilangan nyawanya bersama dengan 17 orang lain di depan Kantor Walikota Istanbul.

Mustafa Canbaz, seorang jurnalis foto untuk Yeni Safak, juga tewas dalam bentrokan antara pasukan kudeta dan polisi di Cengelkoy Polisi Sabanci Center.

Seorang warga sipil ditembak di kepala dan tewas selama upaya untuk mengambil alih Mabes Polri Istanbul ketika pasukan kudeta menembaki demonstran.

Satu warga sipil tewas dan banyak lainnya terluka ketika pasukan kudeta menembaki kerumunan di Istanbul Ataturk Airport.

Seorang polisi jatuh tewas selama serangan di TEM raya Orhanli.

Seorang imam dari Erzurum bernama Ibrahim Yilmaz juga menjadi korban tewas untuk tentara kudeta menyerang kerumunan orang di Istanbul Sarachane Park.

Sebanyak 2.839 personil militer yang terlibat dalam upaya kudeta telah ditangkap, dan 20 tentara pro-kudeta, termasuk beberapa perwira senior, tewas dalam upaya untuk menggulingkan pemerintah.

Turki menuduh Gulen berada di balik kudeta itu dan menyerukan Gulen untuk kembali ke Turki untuk menghadapi pengadilan.

(*)





 

sumber Sumber

Saturday, July 16, 2016

Berita Indonesia : Kudeta Kelompok Kecil Militer di Turki Gagal

PASBERITA.comKudeta yang dilakukan salah satu faksi militer atau kekompok kecil militer di Turki gagal. Pasukan militer yang pro pemerintah sudah menguasai kembali beberapa lokasi penting. Mulai dari gedung parlemen sampai stasiun TV.

Kudeta ini seperti dikutip reuters, Sabtu (16/7/2016) tidak direstui petinggi militer Turki. Bahkan, pasukan khusus militer Turki langsung mengambil tindakan. Mereka menyerbu stasiun TV yang sempat dikuasai faksi militer pelaku kudeta. TV sudah kembali dikuasai. 

Tak hanya sampai di situ di jalanan di Kota Istanbul dan Ankara, seperti dilihat dalam tayangan Aljazeera, beberapa pasukan tentara pelaku kudeta ditangkap dan dibawa pria bersenjata.

Situs berita AFP juga melansir penyataan pemerintah Turki. Ibu Kota Ankara dan juga Kota Istanbul sudah kembali dikuasai pemerintah Erdogan. Presiden Turki itu juga sudah mengerahkan pendukungnya untuk turun ke jalan dan menentang kudeta. Seruan Erdogan disambut dengan menyemutnya ribuan massa di beberapa lokasi seperti di Taksim Square di Istanbul.

Kudeta ini memang hanya terjadi beberapa jam saja. Kudeta tidak didukung militer sepenuhnya. Angkatan Darat dan Angkatan Laut Turki yang merupakan kekuatan penting, tidak sepenuhnya berada di faksi militer yang melakukan kudeta.

Seperti pernyataan dari Komandan pasukan khusus Militer Turki, Jenderal Zekai Aksakalli yang menegaskan tidak merestui kudeta terhadap pemerintah. Dalam pernyatan General Zekai di dalam siaran radio NTV, ia menambahkan kudeta tidak akan berhasil dan pasukan khususnya bersama masyarakat. Situasi Turki kini perlahan normal pasca kudeta. (*)





 

sumber Sumber

Monday, July 11, 2016

Berita Indonesia : Portugal Juara Piala Eropa 2016 Tadi Malam

PASBERITA.com - Hasil FINAL EURO/Piala Eropa 2016 Portugal VS Prancis Skor 1-0. Portugal juara Euro 2016 setelah melawan Prancis di partai final Piala Eropa 2016 menang dengan satu gol tunggal . Update skor 1-0 hingga extra times Gol Portugal dicetak oleh Eder 108′ sedangkan Pencetak gol terbanyak masih : Antoine Griezmann (6).

Top Skor Euro 2016 : sementara ini para pemain tuan rumah memborong sejumlah gol yang membuat nama mereka mencuat diapapan atas dengan dipimpin oleh Griezmann dengan 6 gol sejauh ini paska raih dua gol tambahan di partai semifinal .

Juara Euro/Piala Eropa 2016 resmi milik Portugal usai kalahkan tuan rumah Prancis dalam laga seru yang berakhir dengan kedudukan 1-0 babak final hari ini , yang digelar di Stade De France Perancis .(*)





 

sumber Sumber

Sunday, July 10, 2016

Berita Indonesia : Malam Ini Siaran Langsung Final Piala Eropa

PASBERITA.comPartai puncak Piala Eropa 2016 segera digelar. Kedua tim yang akan berlaga di partai final nanti adalah Portugal yang akan berhadapan dengan Prancis.
Laga ini akan digelar pada Minggu, 10 Juli 2016 pukul 21.00 waktu setempat. Dan dengan perbedaan waktu lima jam antara Paris dengan Indonesia bagian Barat, maka publik Indonesia bisa menyaksikan siaran langsung laga tersebut pada Senin 11 Juli 2016 mulai pukul 02.00 WIB.

Kali terakhir kedua tim bertemu di turnamen besar pada semifinal Piala Dunia 2006. Dikutip VIVA.co.id , saat itu Prancis menang dengan skor 1-0 lewat gol dari Zinedine Zidane.

Laga nanti akan menjadi laga yang sangat dinantikan oleh publik Prancis. Pasalnya, Prancis selalu juara ketika berlaga sebagai tuan rumah turnamen.

Stadion yang akan digunakan nanti, yakni Stade de France, juga menyimpan kenangan indah untuk Prancis. Di stadion yang berkapasitas 81.338 orang itu, Prancis pernah mengangkat Piala Dunia 1998 setelah mengalahkan Brasil dengan skor 3-0.

Laga final nanti juga akan dimeriahkan kembali oleh DJ asal Prancis, David Guetta, bersama dengan penyanyi Swedia, Zara Larsson. Mereka berdua akan berduet dalam lagu berjudul 'This One's For You' yang didapuk sebagai lagu resmi Piala Eropa 2016. Tidak ketinggalan, 600 penari juga akan menampilkan aksi yang memukau dalam acara penutupan tersebut.

Mampukah Prancis mengulangi kenangan manisnya ketika bertindak sebagai tuan rumah? Atau justru Portugal yang akan keluar sebagai juara baru di Kompetisi Eropa terkini? Patut kita saksikan nanti.(*)





 

sumber Sumber

Tuesday, June 28, 2016

Berita Indonesia : Amal Kita Dalam Lima Sisi Menurut Imam Al Balkhy

PASBERITA.comKebutuhan umat Islam pada akhirnya ingin masuk dalam surga Nya Allah SWT, melalui alam barzah yang nyaman tanpa ada azab dan siksa. Itulah paparan yang disampaikan oleh pembicara kajian malam, Ustadz Adih Amin, Lc dalam agenda itikaf yang berlangsung di Masjid Riyadhus Sholihin, Perum Graha Asri, Cikarang Timur, Bekasi, Selasa (27/6) malam.

"Imam Al Balkhy menjelaskan bahwa amal kita dalam lima sisi, yaitu: pertama, ibadahlah sebatas kebutuhanmu," ungkap Ustadz yang pimpinan Yayasan Thoriq Bin Ziyad Cikarang Utara di hadapan para peserta itikaf.

Yang kedua adalah Silahkan maksiat sebatas kekuatanmu untuk bisa menanggung azab Allah. Lalu yang ketiga Ambillah apa yang ada di dunia sebatas umurmu.

"Yang ke empat, Berbekallah sebatas kebutuhanmu di alam kuburmu dan yang kelima Beramalah sesuka hatimu sebatas keinginan tempatmu di surga," lanjutnya.

Inilah penjelasan dari seorang imam besar Imam Al Balkhy, dalam kitab kuningnya yang cukup menggugah hati kaum muslimin dalam meraih amal sholeh.

Diketahui Itikaf yang digelar pengurus Masjid tersebut berlanjut dengan acara Qiyamul Lail, Sahur bersama, Subuh berjamaah dan Kajian Subuh. (*)





 

sumber Sumber